Cari Berita berita lama

detikcom - Survei: 65% Rakyat Inggris Setuju Charles-Camilla Menikah

Jumat, 11 Pebruari 2005.
Survei: 65% Rakyat Inggris Setuju Charles-Camilla Menikah
The Globe and Mail - detikcom

Jakarta -
Pernikahan Charles-Camilla tampaknya akan berlangsung mulus. Survei paling gres menunjukkan, 65% rakyat Inggris setuju Charles menikahi Camilla.

Namun untuk raja Inggris mendatang, banyak orang lebih suka anak tertua Charles -- Pangeran William -- yang memegang kekuasaan itu dan bukan Charles.

Survei yang digelar Kamis kemarin atau pada hari Pangeran Charles mengumumkan rencana pernikahannya itu --dipublikasikan harian The Daily Telegraph edisi Jumat ini (11/2/2005). Disebutkan bahwa 65% respoden setuju pernikahan itu digelar di Windsor Castle pada 8 April mendatang. Hasil survei ini lebih tinggi dibandingkan polling sebelumnya.

Sebanyak 24% responden menyatakan bahwa sebaiknya mereka tidak menikah dan 11% lainnya tidak punya pendapat.

Ketika ditanya siapakah calon penerus Ratu bila dia mundur atau mangkat, sebanyak 41% responden memilih Pangeran William dan 37% lebih suka Pangeran Charles. Sebanyak 19% menyatakan bahwa Inggris sebaiknya tidak berbentuk monarki setelah Ratu turun, dan sebanyak 3% responden menjawab tidak tahu.

Publik tampaknya tidak mudah menghadapi fakta bahwa bila Charles menjadi raja, dia akan menjadi pemimpin tertinggi Gereja Inggris. Padahal menurut penganut Anglikan, mereka yang pernah bercerai -- termasuk Charles dan Camilla --tidak diizinkan menikah kembali di gereja.

Dalam survei itu, 49% responden menyatakan Charles sebaiknya tidak diberi posisi sebagai pemimpin tertinggi Gereja Inggris. Sebanyak 34% respoden menyatakan posisi itu sah-sah saja dan 14% respon menyatakan tidak punya pendapat.

Survei yang digelar oleh YouGov itu dilakukan lewat internet. Jumlah respondennya 1.313 orang berusia 18 tahun ke atas. Dikatakan, polling ini merefleksikan pendapat nasional. Namun banyak ilmuwan polling bersikap skeptis terhadap hasil polling tersebut.


(
nrl
)

No comments:

Post a Comment