Selasa, 16 Oktober 2007.
Dua Warga Tertembak, 17 Anggota Polres Luka-luka
Selasa, 16 Oktober 2007 | 15:31 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang: Bentrokan antara warga dan anggota Polres Alor, Nusa Tenggara Timur kembali terjadi. Dua warga Kelurahan Wetabua, Kalabahi dilaporkan mengalami luka tembak dan 17 anggota polisi menderita luka panah dan luka lempar. Bentrokan yang terjadi Minggu (14/10) malam terjadi setelah sehari sebelumnya puluhan warga kota Kalabahi terlibat perang tanding di wilayah itu.
Sejumlah sumber mengatakan, bentrokan ini terjadi akibat kesalahpahaman antara seorang anggota Polres dengan sekelompok pemuda Wetabua di lokasi wisata Sabanjar, Desa Alor Besar. "Saat itu terjadi perkelahian antara beberapa oknum pemuda. Warga yang berada dilokasi mencoba melerai. Tiba-tiba seorang anggota polisi yang kebetulan berada dilokasi wisata menjadi sasaran amuk masa. Dia dianiaya oleh banyak orang sampai wajahnya berlumuran darah. Selain itu, kendaraan yang ia tumpangi dirusak," ujar sumber itu.
Kapolres Alor Ajun Komisaris Besar Polisi Hery Purnomo yang dihubungi Selasa (16/10) mengatakan, warga terprovokasi karena mendengar laporan bahwa ada seorang pemuda Wetabua dianiaya polisi saat berada dilokasi wisata. "Masyarakat Wetabua yang mendapat informasi itu langsung bergerak dan menyerang Polres Alor dengan parang, tombak, panah, batu. Sejumlah anggota kepolisian yang berada Markas berusaha menghalau massa dengan dengan mengeluarkan tembakan peringatan," kata Purnomo.
Situasi keamanan pasca pentrokan mulai kembali kondusif, namun dibeberapa tempat masih nampak aparat Kodim 1622 Alor dan Polisi Pamong Praja berjaga-jaga dan melakukan patroli rutin dalam tiga hari terakhir. Menurut Kapolres, pihaknya melakukan pendekatan dengan para tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama setempat. "Kami juga sudah menghimbau warga supaya sama-sama menjaga keamanan dan tidak mudah terprovokasi," lanjutnya.
Dua warga yang mengalami luka tembak adalah Muhammad Saleh (17) dan Enjel Sidin (19). Bentrokan antara polisi dan warga di daerah itu, merupakan yang ketiga dalam enam bulan terakhir.
Jems de Fortuna
INDEKS BERITA LAINNYA :
No comments:
Post a Comment