Cari Berita berita lama

situs warta era digital

Senin, 21 Mei 2007.

Senin, 21/05/2007 07:55 WIB

Final Liga Champions
Menang atau Jadi Pecundang!
Kris Fathoni W - detikSport






Jakarta - Sembilan bulan sudah perjalanan AC Milan dan Liverpool. Satu per satu lawan disisihkan demi mencapai partai puncak di Athena untuk jadi juara. Satu tim akan pulang dengan kecewa, satu lagi jadi juara. Siapa yang bakal beroleh restu dewa-dewi Yunani?

Bisa dibilang inilah puncak perjalanan Milan dan Liverpool musim ini. Di kompetisi domestik, keduanya tak juara. Setelah berjibaku di Eropa mulai Agustus 2006 --kedua klub sama-sama harus melewati kualifikasi babak ketiga-- inilah saat yang sudah diimpikan.

Maka tidak ada lagi yang harus ditahan-tahan saat keduanya berhadapan di Athena 23 Mei mendatang (24 Mei dinihari WIB). Strategi, fokus, semua daya dan upaya hanya akan tercurah kepada satu hal: dapat mengangkat tinggi-tinggi tropi dengan pamor terbesar bagi klub-klub se-Eropa.

Namun, untuk mencapai akhir jalan kejayaan nanti bukanlah perkara mudah. 2 x 45 menit plus 2 x 15 menit di babak tambahan bisa jadi tidaklah cukup untuk menentukan pemenang pertarungan keduanya. Drama adu penalti bisa saja kembali mewarnai pertemuan Il Rossoneri dan The Reds seperti dua musim lalu di Turki.

Jadi siapa yang bisa menyangkal kalau pertandingan Milan versus Liverpool pertengahan pekan ini akan berjalan ketat. Jelas saja, kedua finalis adalah dua klub yang sama-sama sudah mampu menyisihkan lawan-lawan tangguh dalam perjalanannya. Aroma revans yang akan diusung Milan usai kalah tos-tosan dua musim lalu pun ikut menambah alotnya rivalitas nanti.

Sejarah kedua klub di Liga Champions pun turut mengindikasikan tingginya persaingan kedua klub. Kalau Milan sudah enam kali menjadi juara, Liverpool menguntit ketat dengan lima kali. Akankah Kaka cs yang nantinya sukses meraih gelar keenamnya atau justru malah Steven Gerrard dkk yang justru menyamai perolehan piala Milan?

Selain itu, kedua klub juga tidak terelakkan bakal membawa panji negaranya masing-masing. Italia diwakili Milan, sedangkan Inggris dibela Liverpool, dua buah negara yang kompetisinya selalu disebut sebagai yang termaju.

Pemenangnya sekaligus juga akan menyamai dominasi klub Spanyol di Liga Champions --Spanyol sudah juara 11 kali sedangkan klub Italia dan Inggris sama-sama 10 kali. Oleh karena itu, laga nanti bukan hanya soal kalah menang kedua klub namun juga ajang pembuktian reputasi negaranya.

Maka, Stadion Olimpiade Athena yang berkapasitas sekitar 71 ribu penonton itu akan menjadi saksi siapa yang akhirnya akan mampu bersanding dengan piala idaman. Juara dua memang tidak buruk-buruk amat mengingat sudah banyak lawan tangguh yang dilindas. Namun di benak Milan maupun Liverpool pasti hanyalah ada dua pilihan, menang atau jadi pecundang!
(krs/a2s)

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis
detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untuk
berpartisipasi.
Baca juga:

Alonso Harap-Harap Cemas
Benitez Masih Tunggu Zenden
Gilardino Coba Yakinkan Ancelotti
Dilema Striker Carlo Ancelotti


Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Sarah / Stevany bagian Iklan di iklan@detiksport.com
tlp. 021-7941177 ext.518,519,526

No comments:

Post a Comment