Selasa, 22 Oktober 2002.
Ekonomi dan Bisnis
Reverse Stock Split Danamon Jadi 3 Miliar Saham
22 Oktober 2002
TEMPO Interaktif, Jakarta:BPPN menyatakan langkah reverse stock split atau penggabungan saham Bank Danamon dari 24 miliar menjadi 3 miliar saham. Keputusan rapat terakhir BPPN tersebut mengoreksi pernyataan Ketua BPPN, Syafruddin Tumenggung, yang menyatakan angka 5 miliar saham. Menurut Deputi Ketua BPPN bidang Restrukturisasi Perbankan, I Nyoman Sender, langkah ini tak akan mempengaruhi rencana divestasi saham pemerintah di Bank Danamon. "Tak ada masalah. Nilai perusahaannya tak berubah," ujar Sender.
Langkah reverse stock split ini ditempuh BPPN untuk menghindari kesan nilai saham yang sangat murah. Menurut rencana, langkah ini tuntas paling lambat Desember mendatang. Rupanya, BPPN "trauma" dengan kasus Divestasi Bank Niaga yang nilai sahamnya sangat rendah akibat jumlah saham yang beredar mencapai 78 miliar lembar saham. "Karena sahamnya banyak, orang mengira sahamnya lebih murah dari pisang goreng," lanjut Sender.
Saat ini BPPN tengah menyiapkan program divestasi 99,4% saham pemerintah di Bank Danamon. Pemerintah akan menjual saham Danamon dengan dua skema: lewat lantai bursa dan kepada mitra strtegis. Penjualan saham pemerintah di Bank yang memiliki aset Rp 47 triliun tersebut untuk menambal RAPBN 2003 mendatang.
(SS Kurniawan --- Tempo News Room)
No comments:
Post a Comment