Cari Berita berita lama

detikcom - Satpam Kedubes Australia Mencoba Pasang Pembatas Jalan Lagi

Sabtu, 30 Juli 2005.
Satpam Kedubes Australia Mencoba Pasang Pembatas Jalan Lagi
Muhammad Nur Hayid - detikcom

Jakarta -
Pembongkaran pembatas jalan di depan Kedubes Australia tampaknya 'tidak diinginkan' oleh pihak Kedubes Australia. Hal tersebut bisa terlihat dari upaya petugas keamanan (satpam) Kedubes Australia yang mencoba memasang kembali pembatas jalan yang sudah dibongkar sejak Jumat malam, 29 Juli 2005.

Hal tersebut berdasarkan keterangan dari salah seorang satpam di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta saat ditemui detikcom, Sabtu (30/7/2005). Satpam itu menuturkan, usaha pemasangan kembali pembatas jalan itu dilakukan Satpam Kedubes Australia pada Sabtu (30/7/2005) sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut penjelasan dari satpam yang enggan disebut namanya tersebut, usaha satpam Kedubes Australia untuk memasang pembatas tersebut tidak berhasil. Pasalnya, pegawai dari kecamatan Setiabudi dengan sigap langsung melakukan klarifikasi dan meminta untuk tidak menutup kembali karena merupakan jalan umum.

Satpam tersebut juga menjelaskan, dua mobil petugas keamanan, termasuk puluhan petugas DLLAJ turut berjaga-jaga mengamankan lalu lintas di depan Kedubes Australia. Terlihat juga polisi dengan motor besar berjaga-jaga sekitar 300 meter di sebelah utara Kedubes Australia, dan sesekali melakukan partroli menuju ke arah Mampang.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum membongkar pembatas jalan di depan Kedubes Australia dan AS sejak Jumat kemarin pukul 21.00 WIB.

Wakadis Perhubungan Pemprov DKI Jakarta Nurachman sebelumnya mengatakan, upaya pembongkaran ini sudah direncanakan sejak lama. Namun sudah berulangkali mendapat kesulitan dari pihak kedubes dengan alasan keamanan.

Baru setelah ada pembicaraan dengan pihak Deplu, katanya, rencana ini terkabulkan. Prosedur itu ditempuh Pemprov DKI Jakarta, karena sudah menyangkut hubungan antarpemerintah.

Sayangnya, pembatas jalan yang sudah dibongkar tersebut untuk yang di depan Kedubes Australia diletakkan di atas trotoar, sehingga menghalangi para pejalan kaki. Namun tidak demikian halnya di depan Kedubes AS.

Sama dengan Jalan HR Rasuna Said, di depan Kedubes Australia, jalan di depan Kedubes AS juga terlihat lancar. Pengamanan di dua kedubes tersebut juga terlihat normal.

Di depan Kedubes Australia, para pengguna jalan terlihat masih kikuk untuk tetap berjalan lurus. Namun ada sejumlah petugas DLLAJ yang berjaga terus mengatur lalu lintas dan meminta para pengguna jalan tetap lurus, tanpa perlu berbelok ke jalur cepat seperti sebelumnya.

"Lurus tidak apa-apa. Kalau ditangkap (oleh satpam kedubes), nanti saya yang membebaskan," kata seorang petugas DLLAJ kepada salah seorang pengguna jalan yang terlihat ragu-ragu.

(
qom
)

No comments:

Post a Comment