Cari Berita berita lama

detikcom - Kembar Darah Sebabkan Ibu Hamil Meninggal Tiap Jam

Jumat, 25 Mei 2007.
Kembar Darah Sebabkan Ibu Hamil Meninggal Tiap Jam
Nograhany Widhi K - detikcom
Jakarta -
Setiap jam, satu ibu di Indonesia meninggal saat proses hamil dan pasca persalinan. Penyebabnya, sang ibu mengalami kembar pendarahan.

"Orang yang melahirkan itu pasti ada pendarahan. Tapi dalam kondisi tertentu, pendarahan itu terlalu banyak. Itu yang bisa menyebabkan kematian," ujar Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat Depkes Sri Astuti Suparmanto di Gedung Depkes, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2007).

Menurut Sri, berdasarkan data dari beberapa hasil penelitian menunjukkan, kembar pendarahan menyebabkan Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 28 persen.

Kemudian disusul eklamsia, yakni keracunan saat kehamilan, sebesar 24 persen, infeksi kehamilan sebesar 11 persen, dan abortus (keguguran) sebesar 5 persen.

Sri menyebutkan, AKI di Indonesia masih tinggi, yakni 262 AKI per 100 ribu kelahiran hidup.

"Berarti setiap jam ada satu ibu yang meningggal karena proses kehamilan dan persalinan," terang Sri.

Angka itu, imbuh Sri, lebih tinggi dari negara tetangga. Di Thailand tercatat 129 AKI per 100 ribu kelahiran hidup. Sedangkan di Malaysia tercatat 39 AKI per 100 ribu kelahiran hidup. Singapura tercatat 6 AKI per 100 ribu kelahiran hidup.

Untuk itu, Sri menuturkan, Depkes mengharapkan pada 2009, angka kematian ibu menjadi 226 per 100 ribu kelahiran hidup.

Penyebab lain kematian ibu, menurut Sri, ada 4 hal. Pertama, ibu terlalu muda punya anak (usia kurang dari 20 tahun). Kedua, terlalu sering punya anak (lebih dari 3 anak). Ketiga, terlalu rapat jarak melahirkan anak (kurang dari 2 tahun). Terakhir, terlalu tua punya anak (usia lebih dari 35 tahun).

(
nik
/
sss
)

No comments:

Post a Comment