Selasa, 27 Desember 2005.
Dua Penderita Gangguan Mental Tewas Terpanggang Api
Selasa, 27 Desember 2005 | 12:15 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi:Rumah permanen di Jalan K.H. Fudholi Rt 4/1 Desa Karang Asih, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, musnah dilalap si jago merah, Selasa (27/12) pukul 01.30. Kebakaran merenggut nyawa Siffa (14 tahun) dan sang paman, Epik Aisyah (55).
Siffa selama ini diketahui memiliki gangguan keterbelakangan mental. Namun karena tak ada biaya, dia takmendapatkan perawatan medis dengan baik. Dia hanya dirawat ibunya, Latinah, karena sang ayah, Jayadi sudah meninggal.
Sejauh ini belum diketahui asal api yang membakar rumah tersebut. Menurut informasi yang diperoleh Tempo, kebakaran terjadi ketika keluarga tersebut tengah tertidur pulas. Rumah tersebut dipenuhi barang perabot yang mudah terbakar sehingga api cepat menjalar ke sekililingnya. Saat kejadian, ada empat orang yang berada di dalam rumah.
Menurut keterangan Latinah, ketika api terus merambat merambat ke seluruh ruangan, ia bersama anak nomor tiga, Ermawati, 19 tahun, sempat berteriak histeris. Epik Aisyah yang juga mengalami stress karena gangguan mental ini juga ikut-ikutan berteriak. Latinah dan Ermawati sempat sekuat tenaga menyelamatkan Siffa dan Epik.
Tetapi, upaya mereka rupanya tak sekuat kobaran api yang makin membumbung tinggi. Latinah mengisahkan, ketika dipanggil-panggil dan diajak keluar, anak bungsu dan suminya terlihat makin kalut dan ketakutan. "Siffa malah lari ke sudut kamar dan megangi ranjang," tutur Latinah.
Kobaran api semakin membesar sampai teriakan Epik dan Siffa tidak terdengar lagi. Petugas pemadam dan armadanya baru tiba sejam kemudian. Kedua jenazah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat. Siswanto
No comments:
Post a Comment