Rabu, 3 September 2003.
Limbah Plastik Bekas Bisa Jadi BBMSurabaya, 3 September 2003 15:24Direktur Pusat Kerja Sama Penelitian Universitas Kobe, Jepang, Prof Dr Ir Osami Nishida di ITS Surabaya, Rabu, memperkenalkan limbah plastik bekas untuk Bahan Bakar Minyak (BBM).
Ia memperkenalkan pemanfaatan WPD atau waste plastic disposal (limbah plastik bekas) untuk BBM itu di Fakultas Teknik Sistem Perkapalan (FTP) ITS Surabaya.
Didampingi Kepala Laboratorium Mesin Kapal FTP ITS Surabaya Ir Indrajaya Gerianto MSc dan peneliti FTP ITS Ir Aguk Zuhdi MSc, ia menjelaskan WPD itu ramah lingkungan atau mengurangi polusi dan harganya murah.
"Harga WPD berkisar 30 yen per-liter atau sekitar Rp 2.160/liter, tapi penggunaan WPD sebagai BBM harus dicampur HFO atau minyak berat dengan perbandingan 30 persen WPD dan 70 persen HFO," katanya.
Menurut dia, WPD menjadi BBM dengan dipotong dalam ukuran 3-5 cm, kemudian dicairkan melalui proses pemanasan di dalam temperatur 300-500 derajat celsius.
"Pemanasan itu akan menghasilkan 95 persen WPD cair dan residu (sisa bahan yang terbuang) lima persen," kata Prof Osami yang meneliti WPD sejak 1995.
Namun, katanya, WPD dalam bentuk cair itu belum dapat digunakan di Jepang, karena hambatan regulasi di negara setempat dan hambatan politis dari perusahaan perminyakan nasional yang khawatir rugi.
"Tapi, kalau mau diterapkan di Indonesia juga bisa dengan memesan alat dari Jepang yang harganya mencapai 600 ribu dolar AS," katanya.
Secara terpisah, Kepala Laboratorium Mesin Kapal FTP ITS Surabaya Ir Indrajaya Gerianto MSc mengatakan ITS sudah mempelajari teknologi pemanfaatan WPD untuk BBM itu.
"Penerapannya di Indonesia sebenarnya tak ada hambatan seperti di Jepang, tapi pembuatan alat untuk mencairkan WPD itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jadi, kendalanya cuma biaya," katanya.
Namun, katanya, jika alat itu dibuat akan memiliki manfaat yang besar sekali, karena cadangan minyak bumi saat ini semakin berkurang, sedangkan limbah plastik semakin banyak dan belum termanfaatkan.
Ditanya tentang BBM yang dapat dicampur dengan WPD cair, ia mengatakan WPD cair hingga saat ini masih dapat dicampur dengan solar, minyak diesel, dan minyak berat (HFO).
"Kalau untuk bensin masih perlu penelitian lebih lanjut," katanya, didampingi dosen FTP ITS lainnya Ir H Soemartojo W (mantan PR III ITS). [Tma, Ant]
No comments:
Post a Comment