Minggu, 17 November 2002.
Dua belas Kompi TNI Kepung Cot TriengBanda Aceh, 17 November 2002 21:23Sebanyak 12 kompi (sekitar 12000 prajurit) dikerahkan di Cot Trieng, Aceh. Pangdam Iskandar Muda Mayjen M. Djali Yusuf menyebutkan kompi itu untuk mengepung markas Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di kawasan rawa-rawa Cot Trieng, Kecamatan Muara Dua, Aceh Utara.
"Adalah tidak benar jika orang menyatakan TNI telah mengerahkan tidak kurang dari 4.000 prajurit untuk mengepung markas GAM di kawasan rawa-rawa Cot Trieng itu," tegasnya menjawab pers di Banda Aceh, Minggu.
Pangdam menegaskan, pengepungan markas GAM di rawa-rawa Cot Trieng itu merupakan upaya TNI untuk melakukan isolasi kelompok separatis tersebut, sehingga dalam operasi yang digelar TNI tidak menimbulkan korban di pihak masyarakat yang tidak berdosa.
Ia juga menyatakan bahwa hingga kini TNI tidak menambah jumlah prajuritnya ke kawasan rawa-rawa Cot Trieng, sekitar 20 kilometer selatan Kota "gas" Lhokseumawe.
"Pengepungan itu dilakukan untuk mempersempit ruang gerak anggota GAM. Kita tidak melakukan penyerangan besar-besaran ke rawa-rawa Cot Trieng. Kalau mau besar-besaran maka sudah jauh-jauh hari kita lakukan dan tidak perlu masuk ke dalam rawa-rawa itu," tambahnya.
Ketika ditanya tentang kemungkinan juru bicara GAM, Sofyan Dawood, telah lolos dari kepungan pasukan TNI di kawasan rawa-rawa Cot Trieng, Djali Yusuf menjelaskan, bisa juga ada atau sudah tidak ada lagi dia (Sofyan Dawood.Red) di lokasi itu.
"Bisa juga ada atau tidak si Sofyan Dawood itu berada di dalam rawa-rawa itu, karena pada dasarnya kita belum tahu siapa orang yang ada di dalamnya," ujar dia.
Pangdam menyatakan TNI tidak punya target tertentu dalam pengepungan di rawa-rawa kawasan Cot Trieng, karena itu merupakan bagian dari taktik biasa dari suatu operasi TNI, yakni berupaya memisahkan GAM dari masyarakat.
"Apabila GAM terpisah dari masyarakat, maka itulah kesempatan bagi kami melakukan pengepungan guna melumpuhkan kelompok separatis itu," tambahnya.
Karena, tuturnya, bagi TNI masyarakat di atas segalanya. "Kita coba mengurangi beban dan mencegah masyarakat agar tidak menjadi korban. Kalau GAM sudah terpisah dari masyarakat, maka baru kita kepung," tambahnya.
Pangdam Mayjen M. Djali Yusuf juga menyebutkan pasukan kini sedang mencari berbagai lokasi yang diduga dijadikan basis GAM.
"Sekarang kita sedang cari lokasi persembunyian GAM yang lain. Operasi TNI berupaya agar tidak menyebabkan masyarakat jatuh korban," tambahnya. (Ark, Ant)
No comments:
Post a Comment