Senin, 13 Maret 2006.
Percepat Evakuasi, Lion Air di Juanda Akan Dipotong-potong
Arin Widiyanti - detikcom
Jakarta -
Evakuasi pesawat Lion Air yang tergelincir saat akan landing di Bandara Juanda Surabaya 4 Maret lalu akan dilakukan dengan cara memotong-motong badan pesawat.
Cara itu ditempuh untuk mempercepat proses evakusai setelah terlebih dahulu pihak asuransi menghitung total kerugiannya.
"Artinya pihak asuransilah yang akan membayarnya sehingga pesawat itu tinggal menunggu dipotong-potong, karena kalau tidak dipotong-potong proses evakuasi secara konvensional sulit," kata Dirjen Perhubungan Udara, Ichsan Tatang.
Hal itu diungkapkan Ichsan dalam rapat kerja (raker) dengan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (13/3/2006).
Pesawat Lion Air jurusan Denpasar-Surabaya ini, menurut Ichsan, tergelincir 50 meter dari landasan pacu. Tergelincirnya pesawat ini diduga karena penggunaan ban yang divulkanisir.
Audit Penerbangan
Ichsan juga mengatakan, pemerintah akan melakukan audit menyeluruh terhadap semua maskapai penerbangan mulai dari masalah manajemen sampai teknik.
Diharapkan pada akhir tahun audit menyeluruh ini sudah selesai. Hasilnya akan diserahkan ke Menteri Perhubungan sebagai rekomendasi pada setiap maskapai penerbangan, mengenai hal apa saja yang perlu diperbaiki.
Audit ini, lanjut Ichsan, akan diperluas dengan dimasukkanya audit on board, yakni melakukan audit secara acak selama dalam penerbangan. Audit on board ini mulai berlaku pada tahun ini yang tujuannya untuk meningkatkan keamanan.
Dilakukannya audit secara menyeluruh ini karena banyak manajemen perusahaan penerbangan lokal, standarnya tidak sesuai International Civil Aviation Organization (ICAO).
(
ir
)
No comments:
Post a Comment