Senin, 21 November 2005.
Di Riau, 36 Ekor Sapi Mati Terserang Wabah Ngorok
Chaidir Anwar Tanjung - detikcom
Pekanbaru -
Diperkirakan lebih 36 ekor sapi di sejumlah kabupaten di Riau mati mendadak karena serangan wabah ngorok. Guna mengantisipasi penyebaran wabah Septicemia epizootica ini, pemerintah daerah mengawasi sejumlah pusat perdagangan sapi.
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Riau, Marzuki Husein, mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Senin (21/11/2005) di ruang kerjanya, Jl Pattimura, Pekanbaru. Menurutnya, wabah ngorok yang menyerang sapi ini, sudah berjalan lebih dari dua pekan. Diperkirakan sudah lebih 36 ekor sapi dari sejumlah kabupaten mati terserang wabah ngorok.
"Kendati data pastinya belum kita dapatkan, kita khawatir wabah ini akan meluas dan jumlah sapi yang mati akan meningkat tajam. Hal itu dimungkinkan karena minimnya daya tangkal para peternak sapi atas serangan wabah itu," kata Husein.
Berdasarkan data Dinas Peternakan Riau, dua pekan terakhir ini diketahui kawasan endemis sapi ngorok berada di lima kabupaten. Kawasan endemis itu berada di Kabupaten Rokan Hulu, Kuansing, Pekanbaru, Indragiri Hulu (Inhu) dan Kampar.
"Kita perkirakan kelima daerah itu merupakan kawasan endemis wabah ngorok. Malah untuk Kabupaten Rokan Hulu dalam sepekan ini dilaporkan 24 ekor sapi mati terserang wabah ngorok," katanya.
Antispasi dalam penyebaran wabah ini, kata Husein, pihaknya hanya dapat memberikan vaksin kepada sapi yang belum terjangkit. Selain itu, pihaknya juga akan mengawasi peternakan dan perdagangan sapi yang ada di Riau.
"Dalam pengawasan perdagangan ini tentunya kita melarang masuknya sapi ke Riau bila kita curigai mengidap wabah ngorok. Bagi penduduk, juga kami minta untuk tidak mengkomsumsi daging sapi yang positif terserang wabah tersebut," kata Husein.
Dia menjelaskan, wabah sapi ngorok, pada tahun 1994 silam juga pernah menyerang di sejumlah wilayah di Riau. Waktu itu diperkirakan ada 800 ekor sapi terserang wabah ngorok yang berasal dari jenis bakteri Pasteorela monocida. Wabah ini diduga menyebar dari sapi sakit yang berasal dari luar Riau.
(
nrl
)
detikForum
Register | Today's Posts
Terbaru
keluar masuk di lift... paman_goberMari Menilai Taxi Di Jaka... benhursms 1717... moongate
Teraktif
Transjakarta [Merger Thre... melYang Sewot Sama P L N Mas... bebekterbangPelecehan Seksual di Tran... juliansaid
Informasi Pemasangan Iklan Banner:
Elin Ultantina
Email : iklan@detiknews.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.520,526
SMS Iklan
mulai rp. 350.000 per bulan anda dapat memiliki investasi syariah dari prudential (622168990071)
No comments:
Post a Comment