Cari Berita berita lama

Warga Cianjur Enggan Konsumsi Ayam

Selasa, 8 Oktober 2002.
Warga Cianjur Enggan Konsumsi AyamCianjur, 8 Oktober 2002 14:02Isu beredarnya �ayam duren� (bangkai ayam) yang dijual di pasar-pasar, meresahkan warga Cianjur. Sehingga banyak warga yang enggan mengonsumsi daging ayam potong, karena dikhawatirkan tidak halal. Padahal, orang Cianjur paling suka makan ayam.

Sejumlah warga mengaku, isu perdagangan ayam bangkai semakin menguat setelah ditemukannya beberapa potongan ayam milik seorang warga satu hari yang lalu. Diduga, potongan itu berasal dari �ayam duren�. Terlihat dari warna daging yang kebiru-biruan dan sedikit berbau.

"Peredaran ayam bangkai di pasar-pasar tradisional sudah sangat memprihatinkan. Banyak tetangga saya yang berhenti makan ayam karena takut itu �ayam duren�. Padahal, orang Cianjur sangat suka makan ayam," ungkap Endang (30) warga Desa Sukamaju Kec Cianjur, Senin (7/10).

Endang mengaku sempat tertarik tawaran ayam murah dari pedagang di Pasar Induk Cianjur. Jauh lebih murah dari harga pasaran Rp 12.500/kg. Tapi ia tidak jadi beli, setelah mengetahui dagingnya berwarna kebiru-biruan dan sedikit berbau.

Isu itu sangat memukul para pedagang ayam di Pasar Induk Cianjur. Dalam sepekan terakhir, usaha mereka mengalami kelesuan. Bahkan, ada yang dalam dua hari ini, kios ayamnya sepi tanpa pembeli. Pendapatan pun melorot drastis.

"Saya berharap masyarakat lebih teliti membeli ayam. Yang penting, membelinya di kios-kios resmi di pasar. Dijamin daging ayam yang kami jual tidak akan mengecewakan dan halal," kata seorang pedagang yang enggan disebut namanya. [Tma, Ant]

No comments:

Post a Comment