Cari Berita berita lama

Tempointeraktif.com - Budidaya Ikan di Danau Jatiluhur Musnah

Kamis, 4 Januari 2007.


Budidaya Ikan di Danau Jatiluhur Musnah
Kamis, 04 Januari 2007 | 11:34 WIB
TEMPO Interaktif, Purwakarta:Ikan hasil budidaya jaring terapung di perairan Waduk Jatiluhur dan Waduk Cirata, Kabupaten Purwakarta, mati oleh arus balik yang dipicu cuaca dingin. Akibat matinya ikan yang volume produksinya mendapai 2.000 ton, petambak rugi miliaran rupiah.

Darwis, salah satu pemilik jaring terapung dan juga Ketua
Himpunan Pembudidaya Kolam Jaring Terapung Waduk
Jatiluhur, mengatakan musnahnya ikan itu berlangsung sejak Jumat pekan lalu.

Jenis ikan yang mati, katanya, yaitu ikan emas dan nila. "Rata-rata yang sudah siap dipenen, tapi ada juga yang masih benih," ujar Darwis siang ini.

Arus balik air atau umbalan (up welling) disebabkan udara di atas permukaan air danau kelewat dingin, sementara itu kondisi air di dalam masih hangat. Sehingga, kondisi ini membuat danau kehilangan oksigen dan berbalik arus yang dari atas menusuk ke bawah dan yang di bawah menyembur ke atas. "Posisi ikan jadinya teraduk-aduk," Darwis menerangkan.

Menurut Yossy Sukmayasa, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta, peristiwa itu terjadi setiap tahun dan setiap musim hujan. "Kalau sudah terjadi hujan lebat tiga hari berturut-turut, peristiwa tersebut selalu terjadi," Yossy menjelaskan.

Nanang Sutisna

No comments:

Post a Comment