Cari Berita berita lama

Republika - Warga Demo Tuntut Kades Mundur

Rabu, 3 Januari 2007.

Warga Demo Tuntut Kades Mundur












SUMBER -- Ratusan warga Desa Danawinangun, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, berunjuk rasa di depan balai desa dan kantor camat setempat, Selasa (2/1). Mereka menuntut agar Kepala Desa (Kuwu) Desa Danawinangun, Salama, mundur karena dianggap telah menggelapkan dana milik warga. Aksi unjuk rasa itu diawali di depan balai desa setempat sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah melakukan orasi, warga memutuskan untuk melanjutkan aksinya di depan kantor Kecamatan Klangenan. Dalam orasinya, salah seorang warga, Rojali, mengatakan, Kuwu Salama dinilai telah menggelapkan uang dana raksa desa yang mencapai Rp 60 juta. Pasalnya, uang yang sebelumnya dijanjikan untuk dibagikan kepada warga tersebut, justru dibagikan kepada keluarga dekatnya dan para pengurus Badan Pengawas Desa (BPD). ''Sedangkan warga, hingga saat ini belum menerima sedikitpun,'' tandas Rojali. Dia menambahkan, Salama juga dinilai telah menggelapkan dana Usaha Ekonomi Desa (UED) yang jumlanya mencapai Rp 10 juta. !
Selain itu, ungkap Rojali, warga juga mengalami kesulitan untuk mendapatkan jatah beras untuk rakyat miskin (raskin). ''Namun, setelah uang disetor, baru sepekan kemudian raskin itu kami dapatkan,'' ujarnya. Sementara Kuwu Salama, membantah tuduhan penggelapan dana raksa desa yang dialamatkan kepadanya. Menurut dia, dana raksa desa tersebut merupakan dana bergulir. ''Dana itu sudah sebagian besar diterima oleh warga yang memang berhak menerimanya,'' ujarnya. Camat Klangenan, Sukanda, menyatakan, telah menerima protes warga tersebut. Masalah itu, kata dia, akan dilaporkannya kepada Badan Pengawas Daerah (Bawasda) Kabupaten Cirebon. ''Biarlah nanti Bawasda yang memeriksa dugaan penyelewengan dana itu,'' ujarnya.
(lis )

No comments:

Post a Comment