Cari Berita berita lama

Republika - Patung Colossus dari Pulau Rhode

Minggu, 19 Maret 2006.

Patung Colossus dari Pulau Rhode












Tujuh keajaiban dunia di masa kuno mencatat juga kehadiran patung besar bernama Colossus. Karena patung ini berdiri di pulau Rhode yang terletak di kepulauan Mediterania, Yunani, patung ini pun dijuluki Colossus dari Rhode. Patung Colossus berdiri untuk memperingati kemerdekaan wilayah itu. Dari legendanya, pernah terjadi peperangan di pulau itu. Ketika akhirnya perang usai, untuk merayakan kemerdekaan, rakyat Rhode menjual peralatan itu dan memakai uangnya untuk membangun patung besar sebagai persembahan pada dewa matahari mereka, Helios. Tapi, ada juga yang menyebutkan rakyat Rhode justru melumerkan peralatan perang itu dan menjadikannya bahan untuk membuat patung. Ahli patung bernama Chares yang berasal dari Lindos menjadi mandor proyek patung raksasa itu. Chares sendiri boleh dibilang sudah pengalaman membuat patung-patung besar. Gurunya, Lysippus, pernah juga membangun patung-patung besar yang mirip patung Zeus. Di tangan Chares, patung Colossus ini terbuat dari !
perunggu, sedangkan bagian dasar patung terbuat dari batu marmer putih. Pembangunan Colossus butuh waktu sekitar 12 tahun. Setelah jadi, tinggi patung mencapai 33 meter. Selama 56 tahun, patung ini berdiri di pintu masuk pelabuhan. Setiap pagi, sinar matahari menerpa kulit patung yang berlapis perunggu dan menghadirkan patung yang berkilau. Sayangnya, gempa bumi menghancurkan kegagahan patung Colossus. Bongkahan besar patung ini pun tergeletak begitu saja di sepanjang pelabuhan selama berabad-abad. Meski tergeletak, tetap saja patung Colossus mengundang decak kagum. Bayangkan saja, jempol Colossus sebesar lingkaran lengan orang dewasa. Karena patung ini sudah keburu ambruk, tidak ada yang tahu pasti pose patung ini. Ada yang menyebutkan Colossus berdiri dengan dua kaki yang melebar sehingga kapal-kapal dapat berjalan melintasi kedua kakinya. Tapi, ada juga yang mengatakan Colossus berdiri dengan cara tradisional Yunani seperti berdiri rapat dengan tangan kanan melindungi!
mata dari sinar matahari dan tangan kiri menggenggam sebuah j!
ubah pan
jang. Raja Mesir sempat menawarkan untuk membangun kembali patung ini. Tapi, rakyat Rhode menolak. Mereka khawatir patung ini justru bikin marah dewa Helios. Mereka khawatir kalau patung ini berdiri lagi, sang dewa bakal mengirim gempa bumi lagi. Pada abad ke-7, orang-orang Arab menaklukkan Rhode dan memecah bongkahan Colossus menjadi pecahan kecil dan menjualnya. Konon, butuh 900 onta untuk membawa pecahan itu. Menyedihkan ya, patung indah itu hanya menjadi pecahan tidak berarti.
(neh/berbagai sumber )

No comments:

Post a Comment