Cari Berita berita lama

Republika - Feng Shui Perkutut

Minggu, 15 April 2007.

Feng Shui Perkutut












Ketika duduk di bangku sekolah dasar, Prabukusumo punya pengalaman berkesan. Ketika itu ia sakit panas dan tidak turun-turun suhunya. Kemudian Prabukusumo dibelikan meri (anak bebek) oleh eyangnya. Anak bebek itu ditaruh di atas tempat tidurnya. ''Tak lama kemudian panas saya stabil dan sembuh,'' ceritanya sambil tersenyum. Sejak itu pula, seiring dengan cintanya pada tanaman, Prabukusumo pun jatuh hati pada aneka jenis binatang. Saat ini hatinya terpaut pada kelincahan perkutut, iguana, dan ikan. ''Peliharaan Gusti Prabu itu dari darat, air, dan udara,''tutur salah seorang pembantunya. Kecintaan pada perkutut sendiri berawal sekitar 1998. Ketika itu Prabukusumo mengaku hanya memelihara sepasang burung perkutut. Perlahan, koleksi perkututnya pun bertambah. Apalagi setelah ia sering menjadi juara lomba burung perkutut. ''Selama lima tahun saya dapat trofi sebanyak 938 buah dan 30 persen di antaranya menjadi juara I,'' ungkap dia. Setahun kemudian ia mulai mencoba be!
ternak burung perkutut untuk dijual. Harganya dari Rp 50 ribu hingga jutaan rupiah. Namun, sejak dua tahun lalu, ketika merebak penyakit flu burung, peminat perkutut pun menyusut. Namun, minatnya untuk memelihara burung perkutut tak kunjung surut. Kini, burung perkututnya mencapai ratusan ekor. Dia pun menjamin, ''Burung perkutut di rumah saya bebas dari flu burung,'' kata ajudan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Penghageng Bebadan Museum Keraton Yogyakarta ini. Seluruh burung perkutut miliknya diletakkan di belakang rumah dan berada dalam kandang yang tertata rapi dan bersih. Ada pegawai yang khusus merawat dan membersihkan kandang-kandang tersebut. Bagi Prabukusumo, burung-burung itu lebih dari sekadar hobi. ''Kukilo (burung, red) punya makna tersendiri bagi saya. Sebagai orang Jawa, kukilo harus ada di rumah. Seperti feng shui Cina, kukilo diharapkan mendatangkan keselamatan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi seisi rumah.''nri
( )

No comments:

Post a Comment