Selasa, 21 Mei 2002.
Pangkostrad dan Danjen Kopassus Melawat ke AmbonAmbon, 21 Mei 2002 14:21ANGGOTA TNI khususnya kostrad agar bersikap netral dan profesional dalam menjalankan tugas dengan tidak memihak kepada satu suku atau agama tertentu, kata Panglima Kostrad, Letjen TNI Ryamizard Ryacudu. "Sikap netral dan profesional itu diperlukan dalam menanggulangi konflik di Maluku yang telah berlangsung kurang lebih tiga tahun," katanya di Ambon, Selasa.
Di hadapan anggota batalyon 503 yang saat ini bertugas di Ambon, ia mengatakan kedua sikap tersebut mutlak ditaati oleh setiap prajurit TNI khususnya kostrad, dan diharapkan dapat diikuti oleh polisi dan pegawai negeri sipil (PNS).
"Bagaimana kita dapat menyelesaikan persoalan di luar bila ternyata di dalam tubuh kita sendiri masih belum bersih," katanya.
Pada bagian lain ia menyatakan, kehadiran yon 503 yang merupakan salah satu batalyon dalam pasukan pemukul reaksi cepat (PPRC) di Ambon bertujuan membantu memulihkan keamanan di Maluku, termasuk menumpas kelompok separatis Republik Maluku Selatan (RMS).
Sementara itu Pangdam Pattimura, Brigjen TNI Mustopo secara terpisah mengatakan, pihaknya sedang memproses sejumlah anggota TNI yang melakukan desersi atau terlibat kasus pelanggaran.
"Tidak perlu dibentuk tim, mengingat kodam Pattimura sendiri telah melakukan penertiban terhadap anggota TNI yang bertugas di Maluku," katanya.
Pangkostrad Letjen TNI Ryamizard Ryacudu yang didampingi Danjen Kopassus Mayjen TNI Amirul Isnaeni seusai melakukan kunjungan ke batalyon 503 kemudian langsung menuju bandara untuk selanjutnya kembali ke Jakarta. [Dh, Ant]
No comments:
Post a Comment