Cari Berita berita lama

KoranTempo - Mahasiswi Unsoed Ditemukan Tewas Membusuk

Senin, 29 November 2004.
Mahasiswi Unsoed Ditemukan Tewas MembusukBANYUMAS - Seorang mahasiswi Program D3 Bisnis Internasional Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Ani Najibah, 20 tahun, ditemukan tewas membusuk di kamar kosnya di Gang Cendana, Desa Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (28/11). Ketika ditemukan, tubuh korban sudah membusuk dan terbungkus kasur. Bagian kepala terpisah dan bagian atas tubuh hancur sehingga tak bisa dikenali. Diperkirakan korban telah meninggal sepekan sebelum Lebaran.

Peristiwa penemuan mayat warga Desa Margaayu, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, ini membuat geger kawasan yang padat dengan kos-kosan mahasiswa ini. Teman sekamar korban, Kencana Ulamsari yang biasa dipanggil Sari, menuturkan bahwa Minggu siang sekitar pukul 14.00 WIB, dirinya baru datang ke kosnya setelah libur Lebaran. Namun, begitu naik tangga ke lantai dua tempat kamar kosnya berada, hidungnya mencium bau busuk menyengat. Bau itu semakin tajam begitu mendekati kamarnya yang dia huni bersama Ani Najibah.

Karena curiga, Sari lantas menghubungi Herman, 45 tahun, warga setempat yang tinggal di seberang jalan. Herman kemudian mengajak warga lain, Heri, 40 tahun, untuk melihat situasi kamar kos yang ditinggali Sari dan Ani. "Baunya sangat menyengat dan berasal dari kamar yang ditempati Ani. Kami lalu melihat ke dalamnya dari jendela kaca kamar dia," kata Herman.

Saat itu, kata Herman, pintu kamar masih terkunci. Dari jendela kaca itu hanya terlihat salah satu jemari tangan manusia yang keluar dari tumpukan kasur. "Kami lantas melapor ke Polsek Purwokerto Utara," kata Herman. Dugaan Herman tidak meleset, setelah pintu didobrak, dipastikan jemari tangan itu adalah bagian dari tubuh mayat yang diyakini Ani Najibah, penghuni kamar itu.

Dari identifikasi polisi terungkap, saat ditemukan kondisi tubuh bagian atas mahasiswi angkatan 2003 ini sudah hancur. Wajahnya juga sulit dikenali. Namun, bagian dada ke bawah masih relatif utuh meski membusuk. Pada tubuh korban masih melekat celana jins biru dan kaus singlet berwarna kusam. Korban tergeletak di atas lantai berkarpet dan ditutupi kasur pada bagian atas tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Banyumas Ajun Komisaris Polisi Arif Fajarudin yang memimpin proses identifikasi korban menyatakan, polisi belum bisa memastikan apakah korban tewas karena pembunuhan atau sebab lain. Masalahnya, kondisi sebagian tubuh korban sudah hancur sehingga butuh penyelidikan lebih lanjut. "Kami masih menyelidikinya," kata dia di lokasi kejadian.

Menurut Sari, Ani adalah teman yang baik. "Dia tidak macam-macam," ujar Sari. Sari mengatakan, Ani tidak memperlihatkan perilaku yang ganjil atau aneh. Hanya menurut teman sekamar Ani ini, sebelum Lebaran, Ani bilang kalau dia akan pulang belakangan saja. "Karena ada urusan kampus," ujar Sari. Saat itu, para mahasiswa Unsoed memang sedang sibuk dengan ujian.

Sari terakhir kali bertemu dengan teman sekamarnya yang sehari-harinya memakai jilbab ini pada Kamis (11/11). "Saat itu saya sedang berkemas untuk mudik. Setelah itu saya pulang," katanya.

Sari juga menyatakan kalau rumah besar yang terletak di lingkungan anak kos dan berjarak sekitar 400 meter dari kampus Unsoed itu sering kali kosong dari pemiliknya karena sang pemilik tinggal di kota lain, yakni Cilacap. "Pemiliknya Pak Bambang, tapi tidak tinggal di sini. Hanya saya dan empat mahasiswi lain yang tinggal di sini," kata Sari. Hingga saat ini polisi masih mengembangkan penyelidikan mengenai sebab kematian korban.

Menurut Herman, sebenarnya orangtua Ani pernah mendatangi kos Ani beberapa hari sebelum Lebaran. Mereka mencari anaknya yang belum juga pulang ke Bumiayu. Padahal Lebaran sudah begitu dekat. Saat itu, orangtua Ani mendatangi kamar dan mengetuk-ngetuk pintu. Setelah sekian lama tak ada jawaban, kata Herman, orangtua Ani berpikir kalau anaknya tidak berada di kamarnya. Mereka kemudian pulang.

Sementara itu, beberapa hari sebelumnya, Ani juga dikabarkan telah menelepon orangtuanya. Dia memberi tahu bahwa dia akan pulang belakangan, dekat dengan Lebaran. ari aji hs

No comments:

Post a Comment