Cari Berita berita lama

KoranTempo - Dirgantara Indonesia Produksi Massal Mobil Kecil

Kamis, 1 Mei 2003.
Dirgantara Indonesia Produksi Massal Mobil KecilBANDUNG - PT Dirgantara Indonesia, industri pesawat terbang satu-satunya di negeri ini, memproduksi mobil. Kendaraan yang bakal bisa masuk jalan kecil, itu diberi nama "Gang Car".

Penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Dirgantara yang diwakili Direktur Utama Edwin Sudarmo dengan Direktur Utama PT Kreasi Mobil Surya, Tirta Winata sebagai perusahaan yang akan memproduksi "Gang Car" dilakukan kemarin pagi. Mobil yang akan diproduksi disiapkan sebagai kendaraan serbaguna pengganti sepeda motor.

Edwin menceritakan, Kreasi Mobil Surya merupakan satu dari tiga perusahaan yang berminat memproduksi kendaraan yang prototipenya sudah jadi itu. Selain Kreasi, katanya, perusahaan otomotif dari Cina juga sudah berminat terhadap produk itu.

Dia kemudian menceritakan latar belakang munculnya kendaraan mungil berkapasitas dua orang ini. Pelaksanaan proyek "Gang Car", katanya, dilatari oleh beban kerja Satuan Bisnis Unit Air Craft Industry and Tool Equipment Manufacture Dirgantara Indonesia yang mulai berkurang. Maklum, order alat untuk membuat komponen pesawat terbang sedang mengalami penurunan.

Untuk memelihara keahlian sumber daya manusianya, kata Edwin, dibuatlah satu program produk inovasi. Akhirnya, terciptalah sebuah rancangan kendaraan serbaguna "Gang Car" yang bisa digunakan sebagai alat transportasi umum ataupun kendaraan pribadi pengganti sepeda motor.

"Harganya hampir sama dengan sepeda motor, yakni sekitar Rp 20 juta," katanya.

Edwin menegaskan, "Gang Car" punya nilai tambah, karena pemiliknya bisa terlindung dari panas matahari, hujan, angin, dan polusi. Kendati demikian, pengguna tetap bisa menghindar dari kemacetan lalu lintas yang saat ini sudah terjadi di setiap kota di Indonesia, akibat tingginya penambahan jumlah kendaraan tidak seimbang dengan pertambahan ruas jalan.

"Yang utama, "Gang Car" sesuai namanya, akan mampu menyelusup ke jalan-jalan sempit, seperti gang di perumahan sederhana," ujarnya.

Kendaraan yang bodinya terbuat dari komposit dan bermesin motor ini mempunyai ukuran 208 sentimeter X 119,5 sentimeter dan tinggi 140 sentimeter. Kendaraan mampu melaju dengan kecepatan maksimal 80 kilometer per jam di jalan darat rata dan 60 kilometer per jam pada jalan dengan kemiringan 45 derajat. Prototipe pertama selesai dibuat Dirgantara pada 23 Agustus tahun lalu.

Dalam kesempatan tadi, Tirta Winata menjelaskan bahwa perusahaannya akan mengembangkan produk ini dalam empat tipe: 125 cc, 150 cc, 175 cc dan 250 cc. Bodinya lebih panjang. Dalam empat bulan ke depan, pihaknya masih akan membuat tiga prototipe.

Sedangkan produksi komersial atau untuk dilepas ke pasar, kata Tirta, diperkirakan dimulai akhir tahun ini. "Pertama kami akan memproduksi sekitar 100 sampai 200 unit dan akan dipasarkan di luar Pulau Jawa."

Mengenai pangsa pasar "Gang Car", Edwin ikut memberikan gambaran. Pangsa pasar sepeda motor di Indonesia tahun ini, katanya, mencapai 2,4 juta unit. Tahun depan pasti lebih banyak. "Saya optimis, 15 persen dari pangsa pasar sepeda motor itu bisa direbut." rinny srihartini

No comments:

Post a Comment