Rabu, 23 Maret 2005.
Kapolri Minta Pollycarpus Jujur Ungkap Motif Kasus Munir
M. Rizal Maslan - detikcom
Jakarta -
Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar mengatakan kepolisian hingga kini belum mengetahui motif kasus kematian Munir. Tersangka Pollycarpus diminta memberikan keterangan sejujur-jujurnya.
Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar usai rapat Rakor Polhukam di kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (23/3/2005)
"Begini, motivasi sangat tergantung kepada pengungkapan nanti. Faktanya yang kita temukan bahwa yang bersangkutan ini kan banyak kejanggalan-kejanggalan, banyak keterangan yang tidak sesuai dengan keterangan yang lain. Jadi dugaan penyidik tentu ada keterkaitan dengan meninggalnya almarhum," ungkap Kapolri.
"Sekarang persoalannya apa peranannya, nah peran ini belum bisa kita temukan sepanjang belum kita dapatkan keterangan yang lain yang belum diungkapkan. Jadi sebenarnya perlu kejujuran dari yang bersangkutan karena mungkin tahu bahwa penyidik belum menemukan keterangan yang lain ya bisa saja menutupinya.Tetapi haknya seorang tersangka kalau mengaku tidak menutupi. Kan tidak mudah seorang tersangka mengakui perbuatannya," lanjut dia.
Ketika ditanya mengenai pemeriksaan aliran dana ke Pollycarpus oleh tim dari Pusat Pengkajian Analisa Transaksi Keuangan, Kapolri menjawab belum menerima laporannya. "Belum diungkapkan, nanti kalau memang ada kita kaitkan dengan itu," ujarnya.
Mengenai pemeriksaan Direksi Garuda, menurut Kapolri, siapa pun yang terkait kasus Munir akan dimintai keterangan. "Begini, kita jangan melihat dari direksi atau yang lain-lain. Tetapi, kita lihat orang per orangnya siapa pun yang ada keterkaitannya dalam proses penyidikan akan diminta keterangannya," demikian Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar.
(
aan
)
No comments:
Post a Comment