Cari Berita berita lama

Republika - Satria Muda Terlalu Perkasa

Senin, 2 April 2007.

Satria Muda Terlalu Perkasa












JAKARTA -- Juara bertahan Satria Muda Britama terlalu perkasa pada kompetisi IBL musim ini. Mereka berhasil menyapu bersih seluruh pertandingan di GOR Bhinnekam Solo. Pada hari terakhir seri ketiga putaran pertama, Sabtu (31/3) malam, Satria Muda menundukkan tuan rumah Bhinneka Solo dengan 68-56. ''Ini kemenangan mengesankan dan sudah menjadi target kami. Semoga kemenangan ini tidak membawa anak-anak lupa diri untuk tetap tampil konsisten di turnamen SEABA nanti,'' ungkap pelatih Satria Muda, Fictor Roring, Ahad (1/4). Dengan hasil tersebut, Satria Muda tercatat selalu meraih kemenangan sejak seri pertama hingga terakhir. Satria Muda menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan. Dari sembilan kali pertandingan, tim yang bermarkas di Sportmall Kelapa Gading, Jakarta, tersebut selalu menang. Sebelumnya mereka menundukkan Garuda Bandung dengan 82-59. Satria Muda menjadikan pertandingan ini sebagai sasaran antara kendati tetap menargetkan mempertahankan gelar. Target !
utama dari Youbel Sondakh dan kawan-kawan menjadi juara turnamen antarklub se-Asia Tenggara pada 10-14 April. ''Kita sudah siap untuk bikin kejutan, bisa merebut gelar ju ara pertama kali,'' ujar Ito, panggilan akrab pelatih Satria Muda. Satria Muda wakil Indonesia yang akan maju ke kejuaraan tersebut. Tim yang menjadi juara akan mewakili zona SEABA ke kejuaraan Asia (ABC) di Iran Mei mendatang. Pada pertandingan melawan Bhinneka Satria Muda mampu menunjukkan permainan terbaik. Pada kuarter pertama Bhinneka mampu menahan imbang 17-17. Selebihnya tim asal Jakarta itu unggul. Menurut Ito, lawannya berat. Sehari sebelum pertandingan, bekas pemain terbaik IBL itu menyatakan Bhinneka bukan lawan yang gampang dihadapi ketika bermain di kandang. Ternyata itu terbukti. Bhinneka memberikan perjuangan keras terutama pada dua kuarter awal. ''Apa yang saya ucapkan kemarin terbukti. Bhinneka masih menjadi lawan tangguh. Namun, kami juga berjuang sama kerasnya dengan mereka untuk meraih!
kemenangan dan hasilnya kami yang menang,'' jelas Ito. Pelat!
ih Bhinn
eka, Eddy Santoso, mengaku puas meski kalah. Mantan pelatih CLS Good Day itu mengaku salut dengan usaha keras para pemainnya. ''Kami masih di bawah mereka. Tapi, saya puas karena mampu mengimbangi permainan mereka. Saya bangga dengan penampilan anak-anak,'' kata Eddy. Permaian Bhinneka menurun memasuki pertengahan kuarter tiga. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Satria Muda untuk menghasilkan poin. Kuarter ketiga ditutup dengan skor 54-43 untuk Satria Muda Britama. Memasuki kuarter keempat Satria Muda semakin memperlebar selisih poinnya dengan Bhinneka. Youbel Sondakh dan Amin Prihantono masing-masing mencetak 16 dan 14 poin bagi Satria Muda. Wendha Wijaya menambah 10 poin dan kali ini Denny Sumargo hanya menyumbang sembilan poin. Di kubu Bhinneka, pemain senior I Made 'Lolik' Sudiadnyana menjadi pengumpul angka terbanyak bagi timnya dengan 24 poin. n lhk
( )

No comments:

Post a Comment