Senin, 3 Maret 2008.
Surgamu, Lagu Terlaris Ungu di NSP
Grup band Ungu tampil di Kamasutra, Kuta, Bali pekan lalu. Aksi panggung mereka di kota wisata itu dalam acar Party of Sound Present Ungu, yang diselenggarakan Telkomsel wilayah Bali Nusra. Pentas grup band yang banyak membawakan lagu-lagu asmara itu di Bali merupakan tur yang keempat setelah Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan akan disusul pentas di Banjarmasin. Di sela-sela acara pentasnya, vokalis Ungu, Pasha, mengatakan lagu bertajuk Surgamu, merupakan tembang Ungu terlaris untuk nada sambung pribadi (NSP) 1212. ''Berapa nilai penjualannya, kami belum tahu soal itu,'' katanya. Dalam aksi panggung mereka tersebut, tidak ada yang terlihat istimewa, termasuk kostumnya yang sederhana dengan hanya mengenakan kaus. Ungu yang sebelumnya tampil mengenakan jaket kulit, mengubah penampilannya dengan tujuan agar penggemar mereka tidak meniru gaya hidup yang mewah. Sebagai figur publik, kata Pasha, masyarakat sering mengidentifikasi dan meniru gaya yang ditunjukkan Ungu. Untuk!
itu mereka ingin memberi contoh yang sederhana kepada masyarakat. Mengenakan jaket kulit, menurut dia, biayanya mahal, perawatannya dan untuk mencucinya juga mahal. ''Biarlah mengenakan pakaian yang sederhana saja,'' paparnya. Konser mereka di Bali bukan hanya dimeriahkan para prsonel grup band ini, tapi juga didukung oleh anggota keluarganya. Gitaris Ungu, Enda, mengatakan Bali merupakan tempat konser yang sangat istimewa dan sekaligus sebagai tempat berwisata. Untuk itu para personel Ungu membawa keluarga masing-masing ke Bali. Menurut Enda, ketika mereka show di tempat lain, istri dan anak-anak anggota band ini enggan untuk ikut. Tapi, tidak demikian halnya ke Bali. Masing-masing keluarga ikut berlibur sekaligus mengiringi konser Ungu. Pasha, misalnya, membawa putrinya, Kisya, sementara Enda memboyong putrinya, Azizah, serta Makki membawa anak kesayangannya, Aldia. ''Kami ke Bali membawa calon-calon pengganti kami 20 tahun yang akan datang,'' kata Makki. Menjawab perta!
nyaan wartawan tentang rahasia keawetan eksistensi Ungu, mengi!
ngat ban
yak grup band yang ganti-ganti personel, Pasha mengatakan, mereka selalu terbuka satu sama lain serta menyelesaikan setiap masalah secara tuntas dan tidak membawanya pulang ke rumah. ''Kami menyelesaikan setiap masalah sampai selesai saat itu juga, walau harus bertengkar. Tapi setelah itu akur lagi dan tidak ada beban,'' papar Pasha. aas
( )
No comments:
Post a Comment