Cari Berita berita lama

Tempointeraktif.com - Satpam Gagalkan Perampokan Bank Bukopin Kalimalang

Kamis, 28 November 2002.

Metro
Satpam Gagalkan Perampokan Bank Bukopin Kalimalang
28 November 2002
TEMPO Interaktif, Jakarta:Aksi perampokan bersenjata api terhadap dana milik kantor kas Bank Bukopin di Jalan Kalimalang, Jakarta Timur, Kamis (28/11) pagi berhasil digagalkan. Satu dari dua orang pelaku bahkan berhasil ditembak mati oleh salah seorang satpam Bank Bukopin yang sebelumnya memenangkan perebutan senjata api milik pelaku.

Peristiwa perdarah pagi itu dibenarkan Kapolsek Duren Sawit, Komisaris Suryadi ketika ditemui di kantornya setibanya dari TKP. Suryani menjelaskan bahwa aksi percobaan perampokan yaitu terjadi pada sekitar pukul 09.00 WIB di Komplek Billymoon Blok M, dimana ruko kantor kas Bukopin berada.

Dikisahkan, tiga orang karyawan kantor cabang Pembantu Bank Bukopin di Pulogadung membawa uang sebesar Rp. 73 juta untuk di serahkan ke kantor kas. Ketiganya adalah Sukino (supir), Ny Rizki (kasir), dan Ronny (Satpam). Uang itu sendiri di tempatkan di dalam boks dibagian belakang mobil Toyota Kijang kapsul yang mereka kendarai.

Sesampai di tujuan, Ronny membuka bagasi belakang untuk mengambil uang. Saat itu dua pelaku yang mengendari sepeda motor Suzuki Satria B 6233 SK telah berada di lokasi. Nomor polisi sepeda motor itu belakangan diketahui palsu, sebab nomor yang sebenarnya B 6265 WY. Salah seorang diantaranya mendekati dan mengancam Ronny dengan sebelumnya sempat membuang tembakan ke arah pintu samping Mobil Kijang itu. Pelaku sudah sempat merebut boks uang dan sudah menaiki motornya. Namun Sukino dengan inisiatifnya memundurkan mobil sehingga menabrak motor.

Motor oleng hingga akhirnya terjatuh sekitar 20 meter dari depan ruko. Hal itu menyebabkan tas pelaku beserta isinya yakni dua senjata api jenis SNW Revolver kaliber 38 terjatuh. Seorang warga bernama Mulyono yang melihat kejadian itu langsung menghampiri dan memukul batu bata ke kepala pelaku. Endang Rahmat, satpam kantor kas Bukopin, pun berlari dan merebut senjata yang berjejer dengan pelaku. Endang ternyata lebih cepat dan langsung menembakan kepala pelaku hingga tewas.

Sedang pelaku lain berusaha kabur. Pada jarak 20 meter dari lokasi terjatuhnya pelaku memberhentikan sebuah motor yang dikendarai Naman. Pelaku menembak kaki kiri pengendara sepeda motor itu dan merebut motornya, kabur kearah Pondok Kelapa. Naman saat ini dirawat di rumah sakit Harum.

Kasad Serse Polres Jakarta Timur, Komisaris Polisi Tornagogo Sihombing mengatakan bahwa pelaku yang kabur itu sempat ditembak oleh seorang anggota polisi yang menjaga Bank Panin, empat ruko di sebelah kiri Bank Bukopin, bernama Bripda Asep Wijaya. Kasad Serse telah menginstruksikan anggotanya untuk menyisir jalan yang dilalui yang diketahui melewati Universitas Darma Persada Pondok Kelapa. �Siapa tahu terkapar di jalan. Periksa juga klinik-klinik,� kata dia kepada anggotanya.

Sementara itu, Suryadi mengungkapkan bahwa identitas pelaku yang berhasil ditembak mati bernama Heri Setiawan. Dia tinggal di Jalan Mangga Cilandak, Jakarta Selatan. Heri yang mayatnya sudah dibawa ke RSCM itu juga diketahui mengenakan rompi anti peluru. Kasus ini masih di tangani oleh Polsek Duren Sawit . (Zacharias Wuragil �Tempo News Room)

No comments:

Post a Comment