Cari Berita berita lama

KoranTempo - Kapolda Bantah Persekongkolan Penghentian Kasus 'Koordinasi' Tommy

Sabtu, 10 Agustus 2002.
Kapolda Bantah Persekongkolan Penghentian Kasus 'Koordinasi' TommyJAKARTA - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Makbul Padmanegara menepis desas-desus adanya persekokongkolan di balik penghentian penyidikan kasus 'koordinasi' Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

"Jangan campur adukkan analisa dan fakta hukum. Analisa boleh-boleh saja, tapi itu hanya kabar burung," kata Makbul kemarin di Jakarta.

Polisi menghentikan penyidikan atas pengakuan Tommy di pengadilan bahwa dia 'berkoordinasi' dengan aparat saat menjadi buronan. Polisi beralasan, Tommy menyebut Sersan Mayor Wiyono, bekas anggota Pasukan Pengamanan Presiden yang telah meninggal, sebagai aparat yang dia ajak berkoordinasi.

Makbul mengaku juga kecewa bahwa kasus itu harus berakhir karena saksi kunci telah meninggal. "Nggak mungkin saya melanjutkan penyelidikan? Bagaimana caranya?" kata dia.

Di tempat terpisah, juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Anton Bachrulalam pun mengatakan sudah tidak ada lagi yang bisa memberi keterangan karena Wiyono sudah meninggal. "Apa kita harus ke sana (alam baka), nanya sama dia?," katanya. dewi retno

Kejaksaan Umumkan Kesehatan Soeharto, Senin

JAKARTA - Keluarga Cendana akhirnya mengizinkan Kejaksaan Agung mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan mantan presiden Soeharto. Kejaksaan dan tim medis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo yang dipimpin Dr. Akmal Thahir akan mengumumkannya, Senin depan.

Juru bicara Kejaksaan Agung Barman Zahir kemarin mengatakan izin tertulis diberikan putri sulung Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut). Kejaksaan menerimanya Rabu lalu.

Tim medis RSCM memeriksa kesehatan Soeharto Juni lalu. Pemeriksaan dilakukan atas permintaan Kejaksaan Agung setelah adanya pemberitaan yang menyatakan mantan penguasa Orde Baru itu sehat menghadiri resepsi pernikahan cucunya.

Padahal, Mahkamah Agung telah memerintahkan berkas korupsi di tujuh yayasan yang menjadikan Soeharto tersangka dikembalikan ke Kejaksaan. MA juga memerintahkan Kejaksaan mengobati jenderal besar itu hingga sembuh dengan biaya negara, untuk kemudian diajukan ke pengadilan. sudrajat

Polri Prioritaskan Pelatihan Antiterorisme

JAKARTA -- Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar menyatakan jajaran penegak hukum memberikan prioritas tinggi dalam program pelatihan antiterorisme dengan Amerika Serikat. Pelatihan itu akan masuk dalam kerangka International Military Education and Training, IMET.

"Banyak yang harus lebih ditingkatkan dalam pelatihan antiterorisme itu, di antaranya analisis terorisme, pengadaan alat, dan pemahaman metode penanggulangan terorisme," katanya kepada pers kemarin setelah menghadiri Sidang Paripurna MPR.

Bachtiar menyatakan masalah paling mendesak dalam penanggulangan terorisme adalah peralatan. Di antara alat yang diperlukan itu adalah alat komunikasi bergerak, alat sadap komunikasi nirkabel, dan analisis jaringan terorisme internasional.

Indonesia, menurut anggapan negara-negara Barat merupakan "terminal" ideal bagi gerakan terorisme internasional, terutama yang berbasis agama dan terkait dengan Al-Qaidah. antara

No comments:

Post a Comment