Senin, 9 Januari 2006.
Kesan Lain Setelah Mencoba Volvo S60
Bandung, Kompas
Kirim Teman | Print Artikel
Seorang teman lama yang kini bekerja di sebuah perusahaan sekuritas di Jakarta tiba-tiba menelepon ketika sedang berada di Kota Bandung untuk sebuah liburan akhir pekan lalu. Tiba-tiba dia mengajak saya untuk main golf di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Kami lalu janjian berangkat pagi dari sebuah vila di daerah Bandung Utara. Setelah makan pagi dan ngobrol sebentar, teman saya ini rupanya tidak sekadar ingin mengajak bermain golf, tetapi juga ingin memperkenalkan tunggangan barunya, sedan Volvo S60 yang memiliki kapasitas mesin 2.0 Liter (1.984 cc).
Sebelum melihat mobil barunya, saya sempat menyindir, "Sudah merasa tua nih, sekarang menggunakan mobil Volvo?" Sindiran tersebut sengaja dilontarkan karena sebenarnya karakter teman saya ini penuh semangat, energik, dan dinamis. Mendengar sindiran tersebut, dia tidak banyak berbicara, tetapi segera membawa saya untuk segera melihat dan menaiki mobil barunya yang berwarna silver.
Kendaraan buatan Swedia yang selama ini dikesankan sebagai "mobil milik para orang tua" seolah sirna setelah saya melihat langsung tongkrongan Volvo S60. Jika diamati sepintas, bentuk luar sedan mobil tersebut memang memberi kesan lincah dan trendy.
Kesan yang nyaris sama apabila kita mengamati bentuk luar sedan Volvo S80. Saya sengaja diminta untuk membawa mobil tersebut menuju Jatinangor agar bisa merasakan dan mendapat kesan secara langsung setelah mencoba mobil ini. Setelah memasukkan tiga tas peralatan golf ke dalam bagasi mobil yang lapang, kami segera keluar dari vila yang asri itu menyusuri kawasan Dago, Bandung.
Lima tingkat kecepatanHari Sabtu pagi itu arus lalu lintas sudah agak padat, terutama di salah satu lokasi sekolah unggulan di Kota Bandung. Berbagai jenis kendaraan roda empat banyak yang diparkir di pinggir jalan sehingga tinggal satu jalur yang bisa dilewati kendaraan.
Meski demikian, di saat macet sedan Volvo S60 memberi kenyamanan tersendiri karena menggunakan persneling otomatik dengan lima tingkat kecepatan. Dalam kondisi lalu lintas yang macet sekalipun, kita bisa mengemudikan mobil ini tanpa lelah. Saat lalu lintas macet biasanya para pengemudi dan penumpang berusaha untuk mengurangi rasa bosan dengan menikmati kenyamanan di dalam kendaraan.
Sedan Volvo S60 bisa mengusir kepenatan dan kebosanan para penumpang saat lalu lintas sedang macet. Sambil mendengarkan alunan musik jazz, saya berbicara ke sana kemari termasuk menanyakan alasan menggunakan sedan Volvo S60. Teman saya ini berkilah bahwa karakter pribadinya tetap tercermin dari mobil Volvo S60.
"Kalau Anda melihat mobil ini dari belakang, selain terkesan dinamis juga seksi my friend," ujar teman saya yang berusia 45 tahun ini. Citra mobil Volvo buatan Swedia itu sekarang dengan sebelumnya memang berbeda. Dulu, bentuk luar mobil ini umumnya berbentuk kotak dan memberi impresi sebagai mobil konservatif karena itu wajar kalau mobil ini cenderung diidentikkan dengan mobil para orang tua.
Namun, sejak tahun 1998 produk mobil ini mulai merambah ke segmen pemakai lainnya terutama setelah keluarnya sedan Volvo S80. Saking asyiknya ngobrol sambil memegang kemudi, tidak terasa perjalanan sudah hendak memasuki pintu Tol Pasteur, Bandung.
Inilah saatnya bagi saya untuk membuktikan akselerasi mobil yang memiliki kecepatan maksimum 210 kilometer per jam ini. Sesaat setelah mengambil tiket dari pintu tol, saya berusaha menginjak pedal gas agak dalam sambil dientak, tetapi kecepatan Volvo S60 tidak segera terasa. Pihak pabrikan mengklaim bahwa akselerasi mobil ini bisa dicapai dalam waktu 9,5 detik dalam rentang kecepatan dari 0-100 km per jam.
Terasa saat di-"kick down"Merasa belum puas mengeksplorasi kelebihan Volvo S60, kemudian saya berusaha untuk melakukan kick down sesaat hendak akan melewati dua kendaraan di Jalan Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi). Akselerasi mobil ini akhirnya bisa dirasakan ketika saya mem-bejek pedal gas hingga kecepatan 140 km per jam pada 4.000 putaran mesin per menit (rpm).
Meski masih ingin terus menginjak pedal gas hingga batas kecepatan maksimum, karena banyaknya kendaraan di jalan tol terpaksa keinginan tersebut diabaikan. Mobil ini mampu menghasilkan daya maksimum 180 PK pada 5.300 rpm dan digerakkan oleh roda depan.
Mobil sekelas sedan Volvo S60 antara lain BMW Serie 5, Mercedes Benz E-Class, dan Audi A6. Dari segi teknologi, mobil-mobil premium tersebut sudah tidak bisa diragukan lagi. Pertimbangan dari orang-orang yang membeli mobil jenis tersebut lebih pada karakter dan citra diri.
Saat ini produk kendaraan sedan Volvo, seperti mulai varian S80, S40, maupun Volvo S60, ingin memperlebar segmen pasar. Tidak hanya untuk kalangan orang tua, tetapi juga segmen kawula muda dan kalangan eksekutif muda. Sedan Volvo S60 2.0 Liter, dijual dengan harga Rp 481 juta. Varian yang ini ada juga berkapasitas mesin 2.3 Liter. Namun, kedua varian mobil tersebut sama-sama menggunakan mesin lima silinder segaris. (gun)
No comments:
Post a Comment