Jumat, 24 Pebruari 2006.
'Kebakaran' di Hotel Borobudur
Jakarta, Jumat
Kirim Teman | Print Artikel
Kepulan asap hitam pekat yang keluar dari cerobong "boiler" Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (24/2) siang sempat diduga sebagai kejadian kebakaran. Padahal asap hitam pekat tersebut sebagai akibat penggunaan solar sebagai bahan bakar "boiler" yang berada di lantai dasar hotel berbintang lima tersebut. "Bukan, itu bukan kebakaran. Hotel Borobudur aman," kata seorang resepsionis hotel itu, Jumat siang. Warsito, karyawan bagian teknik Hotel Borobudur, mengatakan, asap hitam tersebut berasal dari boiler pembakaran yang terlalu tinggi. Ia mengatakan, bahan bakar solar dipakai untuk menggerakkan "boiler" setelah pasokan gas negara ke hotel itu terhenti sejak Jumat dini hari pukul 03.00 WIB. "Pasokan gas negara sedang mati sehingga kita memakai solar. Pengapiannya sedang kita �ajust� (sesuaikan). Menurut pihak gas negara, kompresor ke Jakarta Pusat mengalami �trouble� (masalah). Jadi �drop� terus nih," katanya. "Boiler" yang berada di lantai dasar itu dipakai untuk membantu proses pe!
nguapan, pekerjaan binatu, dapur, dan fasilitas air panas ke kamar hotel, katanya menambahkan. Pemantauan di lokasi menunjukkan, asap hitam pekat yang berasal dari cerobong yang berada pada bangunan tinggi Hotel Borobudur sempat terlihat cukup mencolok di langit Jakarta yang sejak pagi berkabut.Sumber:AntPenulis:Prim
No comments:
Post a Comment