Minggu, 4 November 2007.
Doni Wahyudi -
detikSport
Cardiff - Joe Calzaghe mengukuhkan dirinya sebagai
juara dunia sejati kelas menengah. Dia berhasil mempertahankan sabuk WBO dan
sukses merebut gelar WBA dan WBC setelah mengalahkan Mikkel
Kessler.
Dalam pertarungan 12 ronde di stadion Millennium Cardiff, Minggu
(4/11/2007) Calzaghe yang mendapat dukungan penuh dari pendukungnya meraih
kemenangan angka. Dua wasit asal Amerika Serikat, Raul Caiz dan John Stewart
masing-masing memberi kemenangan 117-111 dan 116-112, sementara Massimo
Barrovecchio juga memenangkan Calzaghe dengan 116-112.
Pertarungan antara
dua petinju yang sebelum laga tersebut belum pernah terkalahkan itu berlangsung
sengit sepanjang 12 ronde. Jual beli pukulan dan beragam kombinsi dikeluarkan
kedua petinju.
Meskipun berusia 7 tahun lebih tua dari lawannya yang baru
28 tahun, Calzaghe tetap mampu memberikan perlawanan sengit. Petinju kelahiran
Inggris itu terus meladeni kombinasi cepat yang diperagakan lawannya sebelum
akhirnya membuktikan kalau usia yang sudah 35 tahun tak berpengaruh pada aksinya
di atas ring tinju.
Ini menjadi kemenangan ke-44 Calzaghe secara beruntun
dan merupakan sukses ke-21-nya mempertahankan gelar juara WBO yang diraihnya
lebih dari 10 tahun lalu.
"Memenangi empat titel utama, menjadi juara
yang tak terkalahkan dan 10 tahun menjadi juara adalah sesuatu yang luar biasa
dan saya sangat bangga," ungkap Calzaghe yang berencana naik kelas usai laga
tersebut.
Calzaghe sebelumnya juga sempat memegang sabuk juara versi
bandan tinju IBF. Namun ia kemudian memutuskan melepasnya karena enggan
melakukan mandatory fight tahun lalu.
Calzaghe kini cuma kalah dari
Dariusz Michalczewski dan Joe Louis dalam hal rekor mempertahankan gelar juara.
Michalczewski yang berlaga di kelas light heavyweight mampu 23 kali mempertankan
gelarnya sementara Louis yang bertarung di kelas berat malah mampu 25 kali
mempertahankan sabuk
No comments:
Post a Comment