Sabtu, 19 Mei 2007.
Menkes Jadi Anggota Executive Board WHO
Ken Yunita - detikcom
Jakarta -
Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari terpilih sebagai anggota Executive Board WHO 2007-2010. Fadilah terpilih secara aklamasi dalam Sidang Pleno World Health Assembly ke-60.
Demikian rilis yang diterima detikcom dari Departemen Kesehatan, Jumat (18/5/2007).
Terpilihya Menteri Kesehatan sebagai anggota Executive Board WHO merupakan pengakuan dan penghargaan atas peran aktif Menteri Kesehatan dan Indonesia dalam upaya penanganan kesehatan global selama ini. Hal ini sekaligus sebagai pengakuan atas upaya Menteri Kesehatan dalam
peningkatan mutu pelayanan dan penanganan kesehatan di Indonesia.
Kepercayaan negara-negara anggota WHO kepada Indonesia untuk menjadi anggota Executive Board WHO kali ini merupakan yang keenam kalinya. Sebelumnya Indonesia pernah terpilih sebagai anggota Executive Board WHO tahun 1954-1957, 1964-1967, 1973-1976, 1985-1988 dan 1997-2000.
Keberhasilan itu juga tidak terlepas dari dukungan negara-negara anggota WHO terhadap kepemimpinan Indonesia dalam mengupayakan suatu mekanisme dan kerangka kerja sharing sample virus yang lebih transparan dan adil yang didasarkan pada prinsip prior informed consent dan benefits sharing bagi semua negara khususnya negara-negara berkembang, yang mendapatkan perhatian luas pada Sidang World Health Assembly ke-60.
Dengan terpilihnya kembali Indonesia sebagai anggota Executive Board WHO diharapkan Indonesia dapat lebih berperan aktif dalam penanganan isu-isu kesehatan global dan peran tersebut diharapkan dapat lebih mendorong kebijakan dan upaya nasional dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.
Selain Indonesia, Sidang World Health Assembly ke-60 juga menetapkan Malawi, Sao Tome and Principe, Bahamas, Paraguay, Peru, Tunisia, Uni Emirat Arab, Moldova, Inggeris, Korea Selatan dan Selandia Baru sebagai anggota Executive Board WHO yang mulai bertugas setelah selesainya Sidang
World Health Assembly ke-60 di Jenewa tanggal 14 - 23 Mei 2007.
Executive Board beranggotakan 34 negara dengan tugas utama menyusun kebijakan dan keputusan yang akan diambil oleh World Health Assembly. Executive Board juga memiliki tugas memilih Direktur Jenderal WHO dan memberikan arah bagi pelaksanaan tugas Direktur Jenderal WHO dan program-program WHO guna persetujuan Sidang World Health Assembly.
(
ken
/
ken
)
detikForum
Makan Di McDonald Sarinah harus jaga emosi. RHI_EZ
Dimana kita harus bayar Tilang? Mas Jo
BCA = Bank Cape Antri ketuakaypang
KRL AC Depok Sepi Peminat jandaditepijamban
2 Kali Jalan Diisi 14 Penumpang alasroban
Informasi Pemasangan Iklan Banner:
Elin Ultantina
Email : iklan@detiknews.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.520,526
SMS Iklan
green phoskko, aktivator kompos, merobah sampah menjadi pupuk (628157002935)
No comments:
Post a Comment